Cari Tempat Wisata


Pemandian Air Panas atau Aek Rangat Pangururan : Kolam Air Hangat Paling Besar di Samosir

Pemandian Air Panas atau Aek Rangat Pangururan : Kolam Air Hangat Paling Besar di Samosir
Kategori : Wisata Alam / Pemandian
Lokasi Indonesia / Sumatera Utara
Alamat : Pemandian Air Panas Rianiate, Desa Rianiate, Pangururan, Samosir, Sumatera Utara
Views : 4850

Banyak ide tersedia untuk menikmati liburan santai seperti mengunjungi sumber air panas yang terkenal di Kabupaten Samosir, yang disebut Pangururan. Lokasinya di Desa Rianiate dan menjadi tempat wisata yang menarik bagi penduduk lokal maupun orang luar. Tidak hanya air panas, tapi mata air panasnya dikelilingi oleh alam yang masih asli. Itu berarti wisatawan bisa bersantai di air dan menikmati nuansa damai. Inilah faktanya, Lokasinya dekat dengan Gunung Pussuk Buhit (puncak tertinggi Gunung Toba). Meski memiliki rute yang sulit tetapi dengan alam yang indah di sepanjang perjalanan pasti menenangkan.

Penduduk setempat menyebutnya Aek Rangat atau "Pemandian Air Hangat". Mereka telah membangun beberapa kolam yang mendapatkan air alami dari gunung. Suhu hangat karena berasal dari sumber air panas, dikombinasikan dengan air segar. Itu berarti tidak akan terlalu panas bagi wisatawan. Ukuran tambaknya moderat, sehingga bisa menampung pengunjung dengan baik. Dekat ke kolam, ada area untuk mandi, di mana orang membersihkan diri sebelum dan sesudah masuk ke kolam. Adapun nuansanya cukup santai karena lokasinya dikelilingi pepohonan dan fitur alam lainnya.

Menjelajahi Air Panas Pangururan

Alasan utama untuk mengunjungi Air Terjun Pangururan adalah untuk menghilangkan dan mengurangi stres karena rutinitas setiap hari. Mandi di air hangat dan nyaman pasti santai dan menyenangkan. Beberapa orang bahkan percaya air bisa menghilangkan penyakit kulit dan memberikan efek theraupetic. Karena popularitas seperti itu, lebih banyak orang terus datang ke pemandian ini bersama keluarga mereka. Mereka juga terkesan dengan warna air putih yang berwarna keabu-abuan. Tak heran, beberapa pengunjung juga ingin memotret sumber air panas. Kemungkinan mereka ingin berbagi pengalaman mereka melalui  media sosial seperti Instagram dan facebook.

Penduduk setempat telah memutuskan untuk membangun beberapa kolam untuk menyimpan air panas, yang berasal dari gunung. Mereka juga mencampurnya dengan air tawar yang segar, sehingga suhu menjadi lumayan bagi kulit manusia. Itu karena air panas asli cukup panas yang bisa membakar kulit. Kolamnya dibuat dengan berbagai tingkat suhu. Itu berarti wisatawan bisa memilih yang sesuai dengan pilihan mereka. Bagi anak-anak, lebih baik memilih kolam suam-suam kuku dan dangkal, sehingga mereka bisa menikmati mandi di dalamnya.

Apa berikutnya? Selain mandi di kolam, pengunjung juga bisa menikmati makanan lokal, khususnya Mie Gomak. Sedangkan untuk minumannya, teh susu cukup dianjurkan. Keduanya menjadi makanan khas setempat di Pangururan dan tempat-tempat wisata lainnya di Danau Toba. Tidak hanya menjadi makanan yang lezat, harganya juga cukup terjangkau. Beberapa restoran tersedia di Kota Pangururan, sehingga wisatawan bisa dengan mudah mendapatkan makanan.

Perjalanan atau Rute Menuju Air Panas Pangururan

Tujuan pertama adalah Kota Parapat. Apabila menggunakan jalur udara, ada penerbangan langung ke Bandara Silangit dari Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta dan dari Bandara Kualanamu di Medan. Dari Bandara Silangit dilanjutkan perjalanan menggunakan taxi sekitar 1 jam 40 menit menuju Kota Parapat.

Apabila menggunakan jalur darat, perjalanan dari kota Medan ke Parapat memakan waktu sekitar 3-4 jam karena jaraknya 176 km. Anda bisa menggunakan layanan transportasi umum atau mobil pribadi.

 Begitu sampai di Parapat, Anda bisa naik kapal ke Pelabuhan Tomok di Pulau Samosir. Dari Desa Tomok, tujuan selanjutnya adalah Kota Pangururan yang memakan waktu sekitar 2 jam. Kemudian, mereka dapat melanjutkan perjalanan ke Desa Rianiate, tempat sumber air panas berada. Sepanjang jalan menuju lokasi, pohon pinus yang indah dan bukit hijau terlihat jelas!

or cancel