Cari Tempat Wisata


Pulau Fani di Raja Ampat : Pulau Terluar yang Menakjubkan di Papua Barat

Pulau Fani di Raja Ampat : Pulau Terluar yang Menakjubkan di Papua Barat
Kategori : Wisata Bahari / Pasir Putih
Lokasi Indonesia / Papua Barat
Alamat : Pulau Fani, Raja Ampat, Papua Barat
Views : 4615

Sebuah pulau yang indah dikelilingi oleh ombak besar dan terletak di Kabupaten Raja Ampat. Nama itu adalah Pulau Fani. Bagi wisatawan, nama ini masih terdengar asing, bukan? Sebenarnya, pulau ini bagian dari Distrik Ayau dan menjadi referensi bagus untuk liburan. Meski agak jauh dari Kota Sorong, pulau ini patut dikunjungi. Pulau Fani juga memiliki potensi wisata yang sangat besar dengan pemandangan yang menakjubkan. Faktanya adalah bahwa Fani adalah salah satu pulau terluar di Raja Ampat. Itu berarti pengunjung harus meluangkan lebih banyak usaha dan waktu untuk mencapai lokasi.

Dari segi ukuran, Pulau Fani tidak cukup besar. Pulau ini menonjolkan beberapa objek yang indah seperti pasir putih, pohon yang rapat, ombak yang kuat, dan dermaga. Karena arus yang tidak bersahabat, berenang di laut tidak cukup disarankan. Sebagai alternatif, wisatawan bisa menikmati wisata berjalan kaki di pantai. Di pulau ini terdapat dermaga kayu yang panjang. Di dermaga, semua orang bisa menikmati aktivitas memancing dan menikmati angin sepoi-sepoi! Beberapa burung juga sering terlihat sehingga  membuat pantai meriah dan lebih hidup! Di beberapa bagian pantai, ada air yang dangkal sehingga orang bisa bermain di dalamnya.

Menjelajahi Pulau Fani

Meski lokasinya terpencil, Pulau Fani memiliki sebuah desa kecil dimana masyarakatnya adalah pendatang, berasal dari masyarakat Rutum dan Reni. Masalahnya adalah mereka bukan penduduk desa permanen, karena mereka mungkin pindah ke pulau lain selama musim tertentu. Bahkan, beberapa dari mereka berdebat mengenai kepemilikan lahan pertanian dan tanah. Bagi wisatawan, kehadiran orang-orang ini menjadikan Pulau Fani lebih menarik untuk dijelajahi. Belum lagi mereka memiliki kesempatan untuk belajar beberapa budaya lokal. Selain itu, makanan lokalnya cukup lezat.

Hal berikutnya yang harus dilakukan di Pulau Fani adalah berjalan kaki di sepanjang pantai. Pasir putih dan lembut memang cukup memikat, sehingga wisatawan bisa berjalan di atasnya dengan nyaman. Belum lagi pantai ini memiliki formasi pohon kelapa. Hal ini menciptakan nuansa teduh di garis pantai, dimana wisatawan bisa rileks. Bahkan dimungkinkan untuk minum air kelapa segar sambil menikmati pemandangan laut. Betapa cara yang bagus untuk bersantai! Saat berada di pantai, akan terlihat karang yang menakjubkan. Sayangnya, snorkeling tidak disarankan karena adanya ombak besar.

Di beberapa bagian pantai, wisatawan bisa melihat kapal sitaan.Kapal ini digunakan untuk berburu ikan secara ilegal oleh beberapa orang jahat. Dengan demikian, penduduk setempat mengambil kapal mereka dan menyimpannya di garis pantai. Kegiatan menarik lainnya di Pulau Fani adalah memancing. Penduduk desa mungkin mengajari wisatawan cara menangkap ikan menggunakan siput. Hal ini cukup menarik!

Perjalanan atau Rute Menuju Pulau Fani

Perjalanan ke Pulau Fani melibatkan beberapa titk perhentian. Dari Jakarta, wisatawan bisa naik pesawat ke Kota Waisai dan tujuannya adalah Bandara Marinda. Selanjutnya, mereka perlu menuju Pelabuhan Waisai dan naik speedboat ke Pulau Ayau. Pelayaran lain menggunakan layanan transportasi yang sama ke Pulau Fani. Fani terletak di utara Pulau Waigeo, dan butuh banyak waktu untuk mencapainya. Meski perjalanan melelahkan ini, wisatawan akan dihargai dengan pengalaman yang indah.

or cancel